Pernah dengar lagu Indonesia yang selintas terkesan “mirip” dengan lagu bikinan orang luar negeri? Di mana ke”mirip”an tersebut mungkin terjadi pada melodi, beat/temponya, atau liriknya; atau malah kombinasi dari ketiganya? Well, saya pernah, sering malah.
Saat kecil (pertama kenal musik sekitar kelas 6 SD), grup musik favorit saya adalah P-Project, dan grup parodi ini memberi pengaruh yang cukup besar terhadap indera pendengaran saya. Saya jadi lebih sensitif saat mendengarkan sebuah lagu. Terkadang, saat mendengar sebuah lagu baru, kemudian teringat sebuah lagu yang mirip, saya iseng mencampur-adukkan liriknya sambil bersenandung ngaco, atau paling minim saya nyeletuk “loh, ini kan mirip lagunya anu???”. Sebuah perilaku yang terkadang annoying bagi orang lain, di mana banyak kawan saya yang sampai komplen “Kalau nggak suka nggak usah sampe dibegitukan dong lagu orang!”
.
Akan tetapi, dalam beberapa kesempatan, saya merasakan, hey ini bukan sekadar mirip, ada kesan kalau lagu ini sengaja dibuat “mencontoh” lagu yang telah ada, bisa beberapa tahun sebelumnya, atau mungkin kalau mau aman, beberapa puluh tahun silam, di mana saat ini sudah jarang diperdengarkan. Dan hingga kini, lagu-lagu macam ini semakin sering saja saya jumpai. terlebih lagi setelah saya bekerja di kantor saya sekarang, yang fokus memutar lagu-lagu barat tahun 50-80an serta Audiophile.
Lho, dari tadi saya belum ngasih contoh ya? Well, berikut daftar yang sempat saya kumpulkan dari arsip lama di otak dan telinga saya…
- Ari Lasso (Tulus) => Bryan Adams (When You Love Someone)
- BIP (1000 Puisi) => U2 (I Still Haven’t Found What I’m Looking For)
- Boomerang (Gadis Extravaganza) => Guns N Roses (Welcome To The Jungle)
- Caffeine (Tiara) => U2 (Stay)
- Dewa (Arjuna Mencari Cinta) => U2 (I Still Haven’t Found What I’m Looking For) + The Police (Roxanne)
- Dewa (Pangeran Cinta) => Led Zeppelin (Immigrant Song)
- Dewa (Hadapi Dengan Senyum) => Queen (Let Us Cling Together)
- Ratu (Lelaki Buaya Darat) => Chantal Kreviazuk (Another Small Adventure)
- Sheila On 7 (Anugerah Terindah …) => Cat Stevens (Father & Son)
- Sheila On 7 (Karna Aku Setia) => Oasis ((What’s The Story) Morning Glory)
- Sheila On 7 (Kita) => Blur (Coffee & TV)
- Sheila On 7 (Percayakan Padaku) => The Beatles (Blackbird)
- Sheila On 7 (Saat Aku Lanjut Usia) => The Beatles (When I’m Sixty Four)
- Sheila On 7 (Seandainya) => Blur (No Distance Left To Run)
- Sheila On 7 (Temani Aku) => Oasis (She’s Electric)
- Sheila On 7 (Tunggu Aku Di Jakarta) => Oasis (Champagne Supernova)
- Syahrul Gunawan (LUPA JUDULNYA) => All 4 One (Smile Like Monalisa)
- Titi DJ (Bahasa Kalbu) => Nikka Costa (First Love)
- Titi DJ (Sang Dewi) => Garbage (The World Is Not Enough)
Dan masih banyak lagi, kalau ada tambahan akan selalu saya update lagi.
Setelah Googling dengan keyword “lagu jiplakan“, hasilnya ternyata lebih dahsyat. Dari salah satu thread di FC Kaskus, saya mengcompile lebih banyak lagi daftar lagu. Sebagian lagu-lagu ini belum saya klarifikasi kemiripannya, tapi kelihatannya mereka yang menyebutkannya punya alasan yang kuat mengapa lagu-lagu berikut dianggap “mirip”.
- Anda (Tentang Seseorang) => Coldplay (Don’t Panic)
- Bondan (Bunga) => Mel C (Never Be The Same Again)
- Caffeine (Hidupku Kan Damaikan Hatimu) => Saigon Kick (I Love U)
- Diah Iskandar (Surat Undangan) => The Jackson Five (I’ll Be There)
- Dewa (Satu Sisi) => Duran-Duran (Save A Prayer)
- Dhani & Chrisye (Jika Surga Dan Neraka) => Portishead (Glorybox)
- Element (Kupersembahkan Nirwana) => Theme 007
- Glenn Fredly (Cinta Silver) => Bachelor Number One (Dream I’m In)
- J-Rocks (Hampir Semua Lagunya) => Lagu-lagu L’Arc~en~Ciel
- Krisdayanti (Cobalah Untuk Setia) => Penny Taylor (Total Eclipse Of My Heart)
- Melly (Ada Apa Dengan Cinta => Mono (Life In Mono)
- Melly (Demikianlah) => Blink 182 (First Date)
- Melly (Dunia Milik Berdua) => Avril Lavigne (Sk8er Boi)
- Melly (Ku Bahagia) => Shades Apart (Stranger By The Day)
- Melly (Tak Tahan Lagi) => T.A.T.U (Not Gonna Get Us)
- Padi (Menanti Sebuah Jawaban) => Peables (Why Do I Believe)
- Pas Band (Biarlah & Kumerindu) => The Nixons (Sister)
- Peterpan (Ada Apa Denganmu) => U2 (Bad) & Simple Plan (Every Time)
- Peterpan (Di Atas Normal) => Muse (Jimmy Cane)
- Potret (17 tahun) => The Cardigans (Carnival)
- Potret (Bagaikan Langit) => Weezer (The Good Life)
- Potret (Diam) => Weezer (Say It Ain’t So)
- Potret (Jadi Kekasihku (?)) => Ligthning Seeds (Lucky You)
- Potret (Mak Comblang) => Supergrass (Alright)
- Radja (Jujur) => The Radios (Teardrops)
- Radja (Tulus) => Stevie Wonder (Lately)
- Saint Loco (Microphone Anthem) => RUN DMC (Me Myself And Microphone)
- Seurieus (Rocker Juga Manusia) => Queensryche (Silent Lucidity)
- Sheila On 7 (Berhenti Berharap) => Steel Heart (Mama Don’t Cry)
- Slank (Bim-Bim Jangan Nangis) => Lagunya Rolling Stone (lupa judulnya)
- T-Five (MIRc) => House Of Pain (Jump Around)
Entah berapa lagu lagi yang akan terungkap…
Dari contoh-contoh di atas, ada tiga premis yang mungkin bisa menjawab kenapa terjadi kemiripan sebanyak ini:
1. Memang Plagiat!!!
Beberapa lagu, terutama lagu DANGDUT pada kenyataannya tanpa etika sama sekali memang asal mencomot lagu orang, lalu mengakui lagu tersebut sebagai karya cipta sendiri. Berikut beberapa lagu yang jelas-jelas menggunakan lebih dari 8 bar, bahkan hingga keseluruhan melodi lagu orang lain:
- Eet Sangra (Bola, kalo ndak salah) => The Cranberries (Zombie)
- Fahmi Shahab (Kopi Dangdut) => Julio Iglesias (Moliendo Café)
- Lagu Bang Tajib, eh Bang Toyib => Lagu Yaa Thoyyibah (?)
- Lagu Kumbang-Kumbang => Lagu Salaamin Bahil (?)
Selain itu, lagu-lagu Oldies juga sering jadi korban “modifikasi”. Bahkan terkadang cara menyanyinya pun dibikin semirip mungkin…
- Fauzi & Fauzan (Mimpi) => The Everly Brothers (Dreams)
- Titiek & Muchsin (Hatimu Hatiku) => Suzy Bogguss (Somewhere Between)
- Mus Mujiono (Gengsi Dong) => KC & The Sunshine Band (Baby Give It Up)
Dan tahukah anda, kalau lagu kebangsaan Indonesia Raya, menurut Remy Silado, salah seorang juri FFI, itu menjiplak lagu berjudul Leka Leka Pinda Pinda, sementara lagu Ibu Pertiwi adalah contekan dari sebuah lagu rohani. Selain itu seingat saya, saya pernah mendengar lagu yang mirip Dari Sabang Sampai Merauke dinyanyikan Tim Nasional Perancis saat mereka akan bertanding…
Jadi?
Plagiarisme dalam musik dengan ketentuan yang sudah jelas, 8 bar ke atas adalah jiplakan, amat sangat tidak bisa ditolerir. Bahkan seorang George Harrison pun harus berurusan dengan pengadilan saat dituding melakukan plagiat dalam lagu My Sweet Lord. Akan tetapi bagaimana dengan harga diri bangsa ini, yang untuk lagu-lagu sejak jaman perjuangan saja sukanya main comot? Bahkan, menurut Swaramuslim, upaya plagiat ini SENGAJA DILAKUKAN DEMI MEMBENDUNG DITEGAKKANNYA SYARIAT ISLAM!!!
2. Influence…
Seorang musisi sekalipun tentu punya idola, dan harus kita akui, bahkan musisi kaliber dunia pun kebanyakan di-influence oleh idolanya. Oasis nyata-nyata menyatakan ingin jadi the next The Beatles, Chris Martin menyanyi dengan gaya Jeff Buckley, dan Bono begitu mengidolakan The Ramones. Sementara Ahmad Dhani kabarnya banyak dipengaruhi musik Queen dan Led Zeppelin, Nidji mengakui sendiri kalau mereka terinspirasi musisi aliran Britpop macam Coldplay dan Keane.
Jadi, as long as menjiplaknya tidak lebih dari 8 bar ya tidak tergolong plagiat. Dan untuk urusan ini, produserlah yang punya wewenang. Produser tentunya punya trik-trik jitu, misalnya dengan membatasi hingga 7,5 bar saja yang mirip, sehingga tidak melanggar hak cipta, dan jika ada yang nyela, bilang saja “Oh, itu terinspirasi dari artis idola kami koq… Kami memang fans berat mereka… Anggap aja itu sebagai tribute buat mereka”.
3. “Kebetulan Mirip”
Ada satu pembenaran yang menarik oleh Eross, motor grup Sheila On 7. Ujarnya, “Beberapa not bisa saja sama, wong yang namanya nada kan cuma tujuh?”, jadi kemungkinan terjadi repetisi itu amat besar. Well, ada benarnya dan ada salahnya juga sih pernyataan ini. Kita tidak menutup kemungkinan kalau sebuah lagu kebetulan menggunakan melodi yang hampir mirip dengan lagu lain. Toh kita juga tidak mungkin mengecek setiap dari beribu judul lagu yang telah diciptakan manusia hanya untuk memastikan bahwa lagu yang mau kita ciptakan tidak memiliki kesamaan SAMA SEKALI dengan lagu manapun yang ada di dunia. Akan tetapi perlu kita cermati bahwa dari DO sampai TI, sebenarnya ada 12 NADA! (C C# D D# E F F# G G# A A# B), di mana untuk satu melodi sepanjang 8 bar, ada JUTAAN komposisi yang mungkin untuk diciptakan… belum dihitung penggunaan tempo yang berbeda. Tapi untuk alasan yang satu ini, saya tidak punya argumen untuk membantahnya, soalnya kesemuanya kembali ke soal hati nurani. Tak apalah kalau benar-benar, dalam proses kreatif mencipta lagu, ternyata menggunakan nada yang kebetulan sama dengan lagu lain, yang penting niatan saat bikin lagu memang bukan untuk “itu”.
Jadi alasan yang mana sih yang paling logis?
16 April, 2010 pada 3:24 AM
plagiat tidak plagiat yang penting banyak yang suka kan? di pake nada tunggu kan? di beli kan? duit dapet ntar di bilang plagiat tinggal di beli lisensinya, anggep aja klaim ngutang …… hhahahahaha
25 April, 2010 pada 2:11 AM
peterpan bukan penjiplak………… hanya asumsi orng2 saja!!!!!!!
19 Mei, 2010 pada 3:28 AM
HOOOOEEEEE….!!! KALIAN SEMUA GUUOOOBBLOOOKKK…!!!
SEMUA LAGU INDONESIA PLAGIAT… SEBAB SEMUA ALAT MUSIK MODEREN BUKAN DARI INDONESIA….
LAGU INDONESIA ASLI ITU… YA LAGU JOWO, LAGU BALI, LAGU MALUKU, LAGU SUMATRA… DAN SETERUSNYA GITU…
POKOKNYA YANG DIKARANG SAMA ORANG-ORANG SEBELUM BANGSA PORTUGIS, SPANYOL, BELANDA BAHKAN JEPANG DATANG MENJAJAH INDONESIA…
GITU LOH..!!!!
TAPI ASAL TAHU JUGA…. PADA MASA KERAJAAN-KERAJAAN DULU… JUGA SAMA SAJA KOK…. TEMBANG-TEMBANG JAWA JAMAN MOJOPAHIT ITU JUGA NJIPLAK DARI KERAJAAN LAIN DAN PENDAHULUNYA SEPERTI KERAJAAN SRIWIJAYA DAN SEBAGAINYA…. JADI ITU SEMUA MAH BIASA….!!!
DI BALI ADA DAERAH KECAMATAN (KALAU GAK SALAH NIH) NAMANYA KEDIRI, DI JAWA TIMUR JUGA ADA KOTA KEDIRI, DI LOMBOK JUGA ADA DESA KEDIRI, MUNGKIN JUGA DI WILAYAH LAIN INDONESIA… JADI SEKALI LAGI… JIPLAK-JIPLAKAN TUH SUDAH BUDAYA BANGSA KITA TERCINTA… INDONESIA RAYA…
JADI BERBANGGALAH BISA NJIPLAK… DARIPADA DAPAT NILAI NOL…
WONG KENYATAANNYA…. KALIAN SEMUA… GUUUOOOOBBLOOOOKKKK…!!!!
>:-:-:-:-:-<
AKU MARAH SAMA KALIAN….!!! TANYA KENAPA???
JAWAB AJA SENDIRI…..
6 Juni, 2010 pada 4:33 AM
Cuma mau klarifikasi, diatas disebut Madonna menyontek abba, lagu hung up.
Mungkin ini akan membuka wawasan anda yg msh sempit. Kalo yg seperti itu namanya “mengambil sample” dari lagu X, bukan nyontek atau jiplak, di cover albumnya pun ditulis koq..lagian udah byk artis yg melakukan itu, itu bisa disebut kreatifitas malah, tau lagu eminem kan yg ngambil sample lagunya martika – toy soldier?
9 September, 2010 pada 3:09 PM
ane ngakak dah pas denger lagu laruku-daysbreak bell mirip ama lagu evie tamala
pas mo reff
-cinta satu malam jiplak lagu cascada-everytime we touch
-candy-i wanna be with you mirip lagu jill hsu dengan judul yg sama
-mahadewi-lakukan dengan cinta – epik high (lupa judul)
beat ama melodinya sama persis cuman beda lirik
22 November, 2010 pada 7:46 PM
klo gw dr dulu kaga suka artis indonesia, dari lagu sampe film ga ada yg kreatif !!! semuanya tiruan.. dah niru ga bagus lagi
klo dibilang terinspirasi sih laen halnya donk, coba aja slank yang lagunya bimbim jgn menangis n sympathy biru.. masa dari lyric sama chord nya sama semua, itusih namanya pembodohan bangsa!!! gak modal
23 Desember, 2010 pada 12:11 PM
“Ada satu pembenaran yang menarik oleh Eross, motor grup Sheila On 7. Ujarnya, “Beberapa not bisa saja sama, wong yang namanya nada kan cuma tujuh?”, jadi kemungkinan terjadi repetisi itu amat besar.”
pendapat yang bodoh…
padahal “katanya” musisi uda lama
13 Mei, 2011 pada 12:41 AM
ini thread udah jadul banget ya? sejak tahun 2007 wkwkwkwk.

biar udh jadul, gw mw nambahin neh uneg2 gw.
Kalo alasannya si Eross tu sbnernya basi bangetm(cuma ada 7 not,,, he3.. pinter banget dy)
Sbnernya yg mrk jiplak itu lebih ke chord yg menyusun lagu + beatnya (kl yg ini biar chord +beat sama persis dr awal lagu sampe akhir jg susah ketauan kl jiplak). Yg ngga kreatif tu mrk jiplak persis chord + beatnya tp melody penyusunny dibikin beda (ini jurus ANDALAN sebagian pencipta lagu) Banyak sih contohnya, gw kasih 1 contoh aj:
Karena Aku Cinta Kau dan Dia (yg nyiptain sapa ya? Bebi Romeo atw Ahmad Dhani gw lupa) vs lagu super terkenal : Can’t Take My Eyes Off You
kita maen di C
chord : C CM C7 F Fm Em Dm G dst…
coba ente maen dua lagu itu dgn chord n beat yg sama, ketauan dweh… Hehehe…
pengen tau lbh banyak? pantengin aja lagu2nya Bebi Romeo yg laen.
Bunga Terakhir (beat n chord = First Love)
Cinta Cuma Satu – Nindy (beat n chord = To All The Girls love Before – J.Iglesias)
Lirih – A.Lasso vs. I’ll Remember -Madonna
dan msh bnyk lageee pny si Bebi
Bahkan di rum gamers ada yg posting gini:
“Ost FF 9 yg judule Unfathomed Reminiscence ! Dicontek KD di lagu Mencintaimu !” (cipt: Bebi Romeo?)
cari yg laen sndiri yeee.
Bebi Romeo emang jagonya
Beat + Chord sama persis, tp melody dibikin beda. Jd yg pake alasan not itu cuma 7, dipikir lg Boz.
Bkn cm Bebi deh, bnyk yg laen.
Gw malah lebih respek sama yg jiplak lagu sama persis dr awal sampe akhir tp minta ijin dl sm pncipta aslinya (bwt parodi kek arw apa terserah. Lagu2 jadul tu yg bnyk.
udahan ah,,,, zzZZzzz.
17 Mei, 2011 pada 9:58 PM
EH SON OF THE BITCH LEKA LEKA PINDA PINDA APANYA YANG MIRIP HAH PALING CUMA INTRO DOANG SETERUSNYA BEDA TOLOL MANA MIRIP SAMA INDONESIA RAYA BODOH BODOH LI
23 Juli, 2011 pada 10:31 AM
dftr lagu plagiat baru ressa herlambang – menyesal memplagiat lagu winter sonata – winter song dari band korea yg ngetop saat 2000an…..sdgkan ressa??? 2008 baru dirilis lagu ini,,,,,jadi?dngr kan aja lagu itu kalo tidak percaya…dari depan smpe habis sama semua
30 September, 2011 pada 8:44 PM
kk makasih ingatkan aku lagu tatu…. susah tuh nyari lagu nya dulu n_n salam kenal .satu lagi thanks buat admin slam kenal………………………………
23 Oktober, 2011 pada 7:50 PM
klu lagu aku cinta dia ala chrisye jiplak lagu siapa????
1 November, 2011 pada 4:27 PM
Gombloh – kugadaikan cintaku = Paul Anka – Diana (1957)
kekekkk…. ;D
24 November, 2011 pada 1:47 AM
Powermetal – sadarku mirip lagu Andromeda- The unspoken
23 Januari, 2012 pada 1:00 PM
vagetoz (aku hanya ingin kau tahu) => keane (everybody’s changing)
30 Januari, 2012 pada 10:48 AM
Kla project-yogyakarta=the cure-a thousand
19 Mei, 2012 pada 4:31 AM
enda maaf kan mirip lagu barat apa yah
27 Juni, 2012 pada 9:07 AM
ahahhahahahh tukang Plagiat… akakakakk
27 Juni, 2012 pada 5:46 PM
coba dengerin Lagu2 anak band hindi aja
27 Agustus, 2012 pada 11:14 AM
ironisnya, mereka marah kalo penggemarnya beli kaset/CD/lagu bajakan