Dari sekian banyak band papan atas di tanah air, bisa dibilang saya paling menyukai Padi. Ada beberapa alasan kenapa band ini yang saya pilih untuk jadi satu-satunya yang dikoleksi lengkap semua CD-nya, dan bahkan jadi satu-satunya band yang pernah saya saksikan live di stadion.
Pertama, ibarat kopi, komposisi lagu-lagu mereka pas dengan telinga saya. Tidak ece-ece, juga tidak terlalu mbulet. Liriknya pun dalam, tapi tetap mudah dipahami.
Kedua, skill individu masing-masing personilnya memang di atas rata-rata. Fadly, siapa lah yang meragukan kemampuannya dalam menjangkau nada-nada tersulit, dari humming sampai melengking. Piyu, yah, gak bisa diapa-apain lagi, cabikan melodinya memang dahsyat, Rindra mampu melakukan eksplorasi lebih jauh dengan bass-nya, dan Yoyok, gimana ya, dia memang salah satu drummer terbaik di Indonesia, kok!
Tapi tetap, personil favorit saya adalah Ari. Ia mampu mematahkan anggapan kalau rhythm gitaris itu tugasnya cuma gonjreng-gonjreng doang, dan berada di bawah bayang-bayang lead gitaris. Pemilihan sound-nya lah yang membuat saya memilih untuk mengoleksi semua album band ini, demi untuk mendengarkan secara seksama bunyi-bunyi yang dihasilkan Ari.
Ketiga, yeah, meskipun secara nuansa mereka sangat terinfluence oleh U2, mereka tidak lantas bisa sekadar dikategorikan pengekor U2, atau U2 wannabe. Saya tidak sedang membicarakan plagiarisme dalam hal ini, tapi lebih ke bagaimana influence, digabung dengan usaha keras dan kemauan untuk memperkaya referensi bisa menghasilkan karya yang bermutu dan tidak “karbitan”.
Keempat, jarang masuk infotainment, kecuali Yoyok, hehe… Yah, tiap band katanya kan punya bad boy, seperti juga Adam Clayton di U2, Yoyok satu-satunya yang kerap diendus infotainment dan jadi santapan gosip. Sisanya, adem ayem aja tuh…
Kelima, konstan. Tiap 2 tahun sekali ngeluarin album, harus jadi masterpiece, isinya genap 10 lagu, ndak pernah kurang, ndak pernah lebih.
Dan akhirnya, Padi jadi juga merilis juga album terbaru mereka. Saya sempat ketar-ketir dengan kemungkinan kalau mereka tidak akan merilis di tahun ganjil seperti biasanya. Saya hampir putus harapan mengingat proses peluncuran album ini amat minim ekspos, jarang ada media yang memberitakan (tidak seperti Peterpan atau Samsons yang peluncuran albumnya begitu dihebohkan media massa).
Dari sedikit bocoran album baru mereka, kabarnya mereka akan lebih banyak mengusung tema sosial, dan mengurangi proporsi lagu cinta-cintaan a la Abegeh. Baguslah, setidaknya ini menunjukkan kelas mereka yang sedikit lebih “dewasa”. Bahkan satu lagu berjudul Terluka mereka buat khusus untuk para pengungsi di Porong, Sidoarjo.
Kabarnya lagi, album ini akan full digarap oleh personil Padi, tanpa ada keterlibatan musisi luar. Mungkin agar sound khas Padi-nya bisa keluar sepenuhnya, tanpa ?
Berikut daftar lagu yang saya dapatkan dari situs salah satu provider penyedia layanan nada sambung. Entah apakah itu sudah sesuai dengan daftar lagu di album, atau bagaimana, karena sampai sekarang pun saya masih belum tahu apa judul album kelima mereka.
- Teruslah Bernyanyi
- Terluka
- Sang Penghibur
- Ode
- Rencana Besar
- Jangan Datang Malam Ini
- Jika Engkau
- Harmony
- Belum Terlambat
- Bisa Menjadi Kekasih
*Can’t wait to get their album in stores…*
29 November, 2007 pada 9:54 PM
Padi…
Musiknya OK bgt! Personilnya kayaknya kalem2 aja. Langsung deh album barunya tak nikmati, lagunya siip bngt. Di trek 10 lagunya brnuansa reage asyik deh, paling OK sih Sang Penghibur & Belum Terlambat. Band2 yg baru musik ga enak, mendingan Teamlo
30 November, 2007 pada 9:06 AM
@ Paletizer
*Ngakak baca kalimat terakhir*
Iya, saya juga suka tuh Teamlo, musiknya amat sangat “merusak”
6 Desember, 2007 pada 8:38 PM
padiiiiiii……,,, suka aku. inget masa2 kuliah dulu. tapiiii…. padi emang keren kok, apalagi dibandingin ma band2 indonesia yg lain. pokok na padi seeep deh
10 Desember, 2007 pada 9:42 PM
PADI !!!!!
gw bgt tuch,kualitas musik mereka bnr2 diatas rata2,ga kaya band2 laen yg amat sangat komersil.
padi mementingkan mutu bkn album pasaran yang skrng lagi trend.
HIDUP PADI !!!!!!!!
14 Desember, 2007 pada 11:14 AM
Padi Top mar Kotop, Top dunia dah pokoknya Padi dah pokoknya gak bisa di ucapin ma kata-kata (Mas Yoyok n Mas Piyu Kapan Iso cangkruk nang Prigen maneng ?)
22 Desember, 2007 pada 7:30 PM
padi
Thanks for sharing and keep Good Work bro… !!
12 Juni, 2008 pada 12:51 PM
Tetep vote buat album HITAM yang dark banget
sisi lain dari para personil-nya
16 September, 2009 pada 12:51 AM
padi kapan ngeluarin album lagi neh…lagi nunggu lagu2 barunya neh..
6 Juni, 2011 pada 5:25 AM
sejak saya masih kecil ngefans band padi.. 3orang kakak saya juga ngefans. aransemen musiknya punya ciri khas tersendiri. lirik lagunya pas dengan moment moment tertentu. di saat kita sedih,bhagia kalo dnger lagunya padi sepertinya lagu itu bnar2 menggambarkan suasana hati kita. salut buwat padi. kalian memang jenius terus berkarya dan melegenda