tuan dan nyonyah yang tau bahasa Indonesia, tadi di kuis Are You Smarter Than 5th Grader, ada pertanyaan mana preposisi yang betul, “petak umpat DIGEMARI anak-anak” atau “anak-anak bermain DI HALAMAN BELAKANG”. Jawabannya dari host, DI HALAMAN BELAKANG. Kalau kata saya, dua-duanya betul, iya tidak?

Pertanyaan itu dilontarkan seorang rekan, yang mengaku peduli terhadap dunia pendidikan, dan kebetulan saat ini tengah menjabat sebagai tenaga pengajar sebuah sekolah di daerah dekat neraka terpencil.

Nah, si rekan ini bersikeras mengatakan bahwa dua-duanya merupakan preposisi yang betul. Ini yang harus saya luruskan.

Entah apakah beliau lupa apa yang diajarkan para dosennya di Jurusan Pendidikan Bahasa dulu sewaktu kuliah di salah satu kampus terkemuka di Kalimantan tersebut, atau memang beliau tidak tahu bedanya preposisi dengan prefiks, ada baiknya saya jelaskan sedikit lewat postingan ini.

*Tarik nafas panjang*

Preposisi adalah kata yang berfungsi untuk mengintrodusir kata/frase benda, dan membentuk frase baru bernama frase preposisional. Umumnya, preposisi digunakan sebagai penanda waktu, lokasi, posisi, dan arah.
Dalam bahasa Indonesia, ada beberapa kata yang merupakan preposisi, misalnya di, ke, dari, dan pada.
Preposisi ditulis terpisah dari kata/frase benda yang diintrodusirnya. Karena itu kalimat ” *Anak-anak bermain dihalaman belakang.” adalah salah. Yang benar adalah “Anak-anak bermain di halaman belakang.”

Nah, masalah ada pada preposisi “di”. Hal ini tak lepas dari kenyataan, bahwa “di” juga digunakan sebagai imbuhan (prefiks) yang melekat pada kata kerja dan membentuk kata kerja pasif.

Ini hal sepele, karena hanya melibatkan satu spasi. Mungkin karena saking sepelenya si rekan juga kerap salah dalam berbedaan fungsi “di” tersebut. Silakan search saja kata disini, dimana, dan disitu di blog beliau, dan hitung sendiri berapa kali beliau menggunakannya :twisted: .

Yang, jelas, kalau saya yang ditanya “mana preposisi yang benar” dari dua kalimat di atas, maka tentu saya akan menjawab, “DI HALAMAN BELAKANG”. Karena apa? Karena eh karena, “DIGEMARI” adalah kata kerja pasif, bukan preposisi.

Demikian pelajaran bahasa kita hari ini. Semoga ada manfaatnya. Salah dan khilaf mohon dimaafkan. Kalau ada pertanyaan silakan ditanyakan dikolom, eh di kolom komentar dibawah, eh di bawah. Donasi silakan kirim ke Paypal saya. Wassalam!