Construction Toys

22 Agustus, 2010

*Peringatan: Postingan kangen anak!*


(Nadira dan konstruksinya)

Di antara sekian banyak mainan yang “dihibahkan” orang (saya malah nyaris tidak pernah membelikan mainan… *bokap kere*) untuk Nadira -dari boneka sampai set masak-masakan-, yang menjadi kesayangan dan paling sering ia mainkan adalah sekeranjang balok bongkar pasang alias construction toys.

Set mainan ini diberikan oleh budenya sebagai oleh-oleh, terdiri atas ratusan keping balok dan macam-macam perangkatnya. Kalau dipakai semua, kita dapat membangun sebuah rumah lengkap dengan kincir angin, taman dan mobil. Kalau sudah melihatnya bermain, saya jadi kagum dengan imajinasi seorang balita; selalu ada cerita di balik setiap “konstruksi” yang ia rancang.

Saya teringat kalau sewaktu kecil dulu juga senang bermain dengan mainan konstruktif. Bukan construction set seperti di atas, tentunya, terlalu mewah untuk ukuran keluarga zaman dulu. Ada dua mainan di masa kecil yang masih membekas dalam ingatan, dan mungkin menjadi penyebab kenapa saya sekarang suka bermain game bertipe simulasi atau RTS.

Mainan pertama namanya Bombiq. Ada yang masih ingat? Saya sudah coba googling tapi masih belum menemukan fotonya. Bombiq ini berupa kepingan plastik pipih sebesar uang logam, dengan delapan lubang di pinggirannya. Antar satu keping dengan kepingan lainnya disambungkan lewat lubang ini. Dari sambungan-sambungan ini kita bisa membentuk berbagai model. Seingat saya, foto paling spektakuler yang ada di kotaknya dulu adalah model candi Borobudur.

Mainan kedua, sepertinya kurang cocok kalau disebut mainan, tepatnya mungkin “kerajinan”, adalah papertoy atau papercraft. Model kertas ini saya dapatkan dari bonus majalah Ananda (sayang sekarang sudah ndak terbit lagi ya…). Model yang pernah saya buat antara lain Pesawat Concorde, Kapal Columbus, dan tentunya, yang paling spektakuler, sebuah kota abad pertengahan, lengkap dengan orang-orang dan kendaraannya. Yang disebut terakhir ini diturunkan bertahap dalam sekitar selusin edisi, jadi harus sabar betul menggarapnya.

Untuk papercraft, sepertinya masih banyak situs di internet menyediakan unduhan gratisnya. Saya sendiri sesekali membuat model kertas hasil mengunduh dari papertoys.com, Canon Creative Park, dan berbagai blog/situs lainnya. Sedangkan untuk Bombiq, wah, sepertinya sudah “punah” ya? Entah apakah masih ada jual, dan anak-anak zaman sekarang juga mainannya sudah canggih-canggih, membuat mainan semacam ini bernasib kurang lebih sama seperti Woody cs

Saat ini, brand nomor satu untuk construction toys tentunya adalah LEGO. Perusahaan asal Denmark ini punya reputasi tak diragukan lagi dalam morotin duit orangtua, inovasi dan tema. Modelnya dikenal amat detil, dan kaya ornamen. Lewat Legoland, kita disuguhi dunia mini dari plastik, dengan berbagai bangunan dengan tingkat presisi tinggi. Bahkan, bukan cuma mainan atau miniatur, seorang seniman bernama Nathan Sawaya telah lama dikenal fokus menciptakan karya seni berbahan dasar Lego; karya-karyanya bikin merinding!

Dan beberapa hari ini saya lagi senang-senangnya mengunduh video-video terkait Lego di Youtube. Ada banyak iklan lucu, video viral parodi film ternama, juga tutorial membuat perabotan. Cara yang efektif untuk menghabiskan benwit :mrgreen: .

Yah, meskipun kalau melihat daftar harganya, rasanya pengen nonjok itu perusahaan kapitalis, saya harap kalau ada rezeki lebih, nantinya bisa membelikan satu untuk Nadira, mengingat karakter suka mengaturnya yang ternyata tersalur dengan sangat baik lewat mainan macam ini…

Note: Untuk fans Lego di Indonesia, ada Bricks Klub Indonesia sebagai forum (unofficial) buat bertukar info bagi para penggemar Lego.

17 Tanggapan to “Construction Toys”

  1. Jabon Berkata

    pertamax..
    mampir BOSS.. hehe numpang promosi jabon

  2. Asop Berkata

    Sampe umur sekarang ini saya masih suka ama LEGO… cuman sayang harganya juga makin melangit…. :mrgreen:
    LEGO jaman saya kecil masih ada… :D

  3. Amd Berkata

    @ Jabon
    pertamax mahal…

    @ Asop
    Ya itu dia, harganya bikin menjerit… Anyway, mainannya emang awet ya?

  4. Fortynine Berkata

    O bombiq, saya lupa namanya, namun koleksinya masih seember kecil tuh. Mau main?

  5. Amd Berkata

    @ Fortynine
    Mun kawa difoto Rid, andak di flickr, nyaman kena ku-update di sini…

  6. gadgetboi Berkata

    saya juga LEGO … :mrgreen: standar maenan anak supaya kreatif :lol:

  7. fajargoth Berkata

    salam kenal…
    ane bingung mau coment apa..hihihi
    tapi artikelnya agan menarik banget :)

  8. warm Berkata

    pantas ja
    asa rancak malihat imak melihat foto gadis sang konstruktor itu
    ternyata oh ternyata

    sebentar lagi, med
    kangen terlunaskan :D

  9. ditter Berkata

    Dulu saya juga sering maenan bombiq! Dulu senengnya bikin roket, hehe…

    Salam buat Nadira… Sering2lah bermain construction toys, sangat bagus untuk melatih otak kanan. Kalau perlu minta maenan Lego baru yg bagus dan mahal sama Bapak :-)

  10. Asop Berkata

    Wah, sangat awet. Sampe sekarang punya saya yang dari jaman 90-an masih ada dan masih “segar”. :lol: Cuman berdebu banget gara2 disimpen di gudang, butuh dibersihin dikit. :mrgreen:

  11. Amd Berkata

    @ Gadgetboi
    Jadi sekarang sudah kreatif dong ;)

    @ Fajargoth
    Salam kenal juga.

    @ Warm
    Amiiin… I’m on my way…

    @ Ditter
    Eitu sarannya… :mrgreen:

  12. jensen99 Berkata

    Saya juga maen Bombiq dulu kok, sama yang produk majokit.

  13. Andank Berkata

    Masalah mainan ya,mangut-mangut aja deh :lol:

  14. Anak Sultan Berkata

    kaingatan mainan bahari

  15. IWAN Berkata

    Membaca blog anda ini membuat sya tringat lg koleksi bonus2 mjlh ananda dlu,n stlh sya bongkar2 gudang ortu dlu,ktmu deh smw yg anda tulis td,mulai concorde,kpl colombus,kota,bony bajak laut dgn 6 versi pakaian,membuat badut,tengkorak n smpai pinguin.Smw msh lgkp dgn krtas yg brwarna kuning,mklum udh 21 thn hehe.Keknya mjlh anak2 zaman skrg gada yg ngasi bonus hal2 kreatif kek mjlh ananda dlu ya,skrg cma ngupas2 trik2 maen games aja.Anyway,thanks for remind me…


  16. …Additional Information ca be found here…

    [...]I am no longer certain the place you’re getting your information, but great topic.[...]…


Comments are closed.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: